
Kemarin aku sama didi iseng2 ikut seminar marketing di UIN,
pas sesi yang kedua, pembicaranya ngomongin tentang 'psikologi terbalik'.
apa itu psikologi terbalik?
menurut pemahamanku, jadi psikologi terbalik itu adalah suatu sikap/tingkah laku yg dihasilkan dari proses pemikiran yg terbalik. bingung? hehe
contohnya, misal kita lagi mertamu ke rumah orang trus ditawarin sesuatu dan kita menolak, sebenernya dalam hati kita mau tp malu, jd kata yg terucap beda sama yg ada di hati kita.
dicontohkan jg ada kasus tentang sales atau marketer atau apalah namanya dari sebuah produk, misal asuransi atau MLM yang dijauhi sama temen2nya atau bahkan keluarganya hanya gara2 males dan sebel karena tiap ketemu pasti di 'prospek'
nah, seharusnya kalo kita mau menawarkan sesuatu pd seseorang maka jangan terlalu diperlihatkan. justru ajak ngobrol orang itu tentang hal-hal lain atau dirinya sehingga kita bs lebih mengenal dia. habis itu baru deh singgung dikit2 tentang penawaran kita, dan itu pun jgn terlalu memaksa.
biasanya kalo udah gitu malah mereka yg kita ajak ngobrol jd penasaran dan nanya2 pengen tau lebih banyak. karena begitulah orang indonesia, mereka menerapkan psikologi terbalik. kalo ada nggak mau, kalo ga ada malah dicari2.
selain itu bisnis di indonesia jg ga bs seluruhnya menerapkan konsep dari barat, misalnya dalam hal deal-deal bisnis. katanya sih kl di nagri sana cuma ada 3 steps pertemua.n pertemuan pertama adalah perkenalan (tentang kita dan produk), pertemuan kedua perkenalan ulang, dan yang ketiga adalah deal.
kalo di indonesia ya gak bisa kayak gitu, karena psikologinya berbeda, ga bisa langsung to the point. orang indonesia itu harus dibaik2in dulu, diajak ngobrol, basa-basi, dan itu bisa butuh waktu lebih dari sebulan!
trus kalo dikaitin dengan komunikasi antar manusia, biasanya psikologi terbalik terjadi dalam hubungan antara laki-laki dan perempuan. misalnya aja dua orang cowok dan cewek lagi bertengkar trus si cewek diem aja, dengan polosnya si cowok nanya "kamu marah ya sama aku?" si cewek jawab "enggak kok"
kalo dalam bahasa cewek, itu artinya "iya, aku marah sama kamu", karena cewek adalah makhluk yang paling sering menerapkan psikologi terbalik. atau misalnya ada cewek janjian sama cowok dan ditunggu ternyata lamaaaaa banget. trus si cowok akhirnya dateng dan dengan polosnya nanya "lama ya nunggunya?" trus si cewek jawab "nggak kok". nah itu artinya "iya aku dah nunggu kamu lamaaaaaaaaa banget sampai bosen!"
ya iyalah...,
kenapa sih cowok suka nggak peka? jelas2 marah malah ditanya, jelas2 nunggu lama, ditanya juga.
huh, udah tau nanya!
intinya cowok itu harus lebih peka, karena apa yg diucapkan sama cewek kadang2 tidak sesuai dengan apa yg ada dihatinya.
hihi padahal postingan ini cuma mau ngomongin tentang relationship cowok dan cewek aja pake muter2, basa-basi dulu, pake pengantar marketing pula ;p
yah, namanya juga orang indonesia (^,^)v
Labels: cewek, cowok, marketing, relationship